Pages

Showing posts with label Oil Tanker. Show all posts
Showing posts with label Oil Tanker. Show all posts

Wednesday, August 29, 2012

Tugas Gambar: Pertanyaan Sidang

SIDANG TUGAS GAMBAR (part 1)

Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya


 Dulu, waktu masih kuliah di awal-awal semester, sampai pertengahan semester, aku sempat merasa sedikit parno dengan yang namanya Tugas Gambar. Waktu udah mulai mendapatkan kuliah Tugas Gambar, lebih parno ke sidang Tugas Gambar (TG). Kata senior, di pogram studi yang kuambil, TG lebih susah daripada TA (Tugas Akhir). Waktu itu sempat ngeri juga ngebayangin (penakut banget). Apalagi ada beberapa senior yang wisudanya "kecantol" gara-gara Sidang TG. Mana blogger ngerasa nggak pinter nggambar lagi. Jadi pas awal-awal kuliah, sempat mikir-mikir, dag dig dug, dll. Tapi jika kau jadi aku, kau akan merasa cukup beruntung karena aku punya teman-teman yang bisa aku percaya dan aku ajak bekerja sama (terutama DC 2009, proud of U all guys...).
Sebagaimana yang sudah kita maklumi bersama, bahwa mau ditunggu, mau nggak, namanya waktu siadng ya pasti datang. So,,,, nggak dikira nggak disangka akhirnya ujung-ujungnya sidang juga. Hehehehe....
Dan..... Gimana sidangnya? Well guys, honestly it wasn't as scary as you thought. Jadi, tinggal pakai baju hitam-putih, masuk ruangan, ditanyain, jawab, udah dech... Kau bahkan nggak perlu nyiapin presentasi Powerpoint, flashplayer dan lainnya.
Yang perlu kau lakukan cuma menyiapkan mental, menyiapkan dresscode (baju hitam putih itu lho?), tidur cukup, berdoa, dan sarapan. Point yang paling penting Berdoa dan belajar dari jauh-jauh hari, biar pas deket-deket sidang nggak usah belajar. Dan,,,PD aja. hehehehe.... Intinya, seru sich... kadang kalau kau cukup beruntung mendapatkan penguji yang killer, galak dan berpengalaman, kau bisa mendapatkan banyak ilmu tambahan setelah sidang. Kalau diingat-ingat seru juga sich... Jadi pengen gantian nyidang. Tapi ini masih Tugas Gambar, belum Sidang Tugas Akhir. Berhubung banyak yang mau kutulis, jadi ini dulu dech. Hehehehe....
Untuk pertanyaan yang diajukan selama sidang, overall cenderung basic. Nggak susah dan nggak ke aspek teknis gambarnya, tapi cenderung ke test pemahaman kita. Kalau di Poltek Perkapalan sich.... Untuk review pertanyaannya, aku posting di part 2. Thanks ya Guys udah baca postingku....
Read more...

Sunday, November 20, 2011

Goes to Sidang TG 2011

3827 LTDW Oil Tanker MV. "Riny Sakty"

Sebenarnya aku agak malu masang gambar desain kapalku disini. tapi secara aku narsis jadi kupasang aja. Lagipula, jarang-jarang khan bisa liat gambar perancangan kapalnya mahasiswa Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya Institut Teknologi Sepuluh Nopember, jurusan Teknik Bangunan Kapal Prodi Teknik Perencanaan dan Konstruksi Kapal (Panjang banget detail namenya).
Well Guys, yang aku posting kali ini adalah gambar yang akan diujikan dalam sidang Tugas Gambar nanti. Yaiyalah, kalau mau lulus dari jurusan yang kuambil nggak cukup absen penuh+lulus Sidang Tugas Akhir (TA) aja. Sidang TG juga HARRUS lulus. So far, aku masih agak ngeblur mengenai gimana model sidangnya nanti. Yah, berdoa aja. semoga lulus. amien...
OK, sebelum kita cek gambar-gambar kapalku, aku akan jelasin sedikit kalau ini adalah kapal Tanker bermuatan minyak mentah dengan radius pelayaran 1000 mil.

Ini Linesplan. Ya, artinya Rencana Garis. Jangan tertawa kalau kau seperti melihat benang kusut. Seperti Master Design, dari sinilah semua gambarku bermula. Jangan tertawa juga kalau gambarku jelek bagimu. Seperti yang kau baca, aku tidak bisa (atau tidak pandai) menggambar.
Yupz, benang kusut yang lain, Hydrostatic Curves kapalku. Semacam grafik untuk mengetahui kondisi kapalku pada sarat yang berbeda-beda. Beruntunglah Autodesk menciptakan AutoCad dan microsoft menciptakan Excell. Kalau tidak, bisa berbulan-bulan bikin grafik begini. (sekedar info, ini kubuat beberapa minggu lalu dalam 4 jam, sekedar back up untuk soft copy gambar yang hilang)
Kalau yang ini Bonjean Curve, untuk mengetahui distribusi luasan setiap station di kapalku. BTW, yang ini bikinnya sama kaya' kurva di atasnya. just 4 hours with just the same reason.
Ini General Arrangement atau Rencana Umun. yang paling lama dalam pembuatan gambar ini adalah desain Blok Akomodasi. Hmm,,, tuntutan profesi sebagai mahasiswa desain kapal memaksaku untuk menggambar secara detail.

Kalau kau mengerjakan sendiri, bisa jadi ini yang paling lama ngitungnya. Transverse Section (Potongan Melintang Konstruksi Kapal). Soalnya, setiap bagian yang digambar harus dihitung dulu berapa ukurannya, dan harus terlihat bagus waktu digambar. Sekedar info, kita pakai standar BKI Vol. II 2004.
 Kalau kalian adalah mahasiswa perkapalan, pasti kalian cukup faham kesulitan-kesulitan yang mungkin terjadi. Mengenai fungsi dari gambar-gambarku ini akan kubahas di posting berikutnya. Soalnya penguraian secara bersamaan akan membuat mata kalian tambah sakit. Anyway, kalau kalian berkecimpung di dunia perkapalan dan teman-temannya, dan kalian merasa gambarku aneh+jelek+G' jelas, aku isa ngerti kok. begitu juga kalau kalian menganggap kapalku gendut. Sekedar info, ukuran utamanya diambil dari kapal-kapal yang tercatat di BKI. jadi jangan salah, gendut-gendut gini kapal ini juga pernah dibangun. Tapi dengan desain yang lebih bagus dari lah pastinya.
So far, thanks banget udah baca posting g' jelasku. Hehehehehe.....
Read more...

Sunday, November 6, 2011

Konstruksi Kapal

DETIK-DETIK SEBELUM SIDANG TUGAS GAMBAR

Demikianlah sang waktu membawaku ke penghujung akhir dari proses pembelajaranku di Kampusku tersayang. Akhirnya, saat yang mendebarkan itu akan segera datang. Bukan wisuda tentu saja. Hanya, SIdang Tugas Gambar. Mungkin itu bukan suatu masalah yang besar kalau saja aku tidak kehilangan laptopku yang berarti juga kehilangan semua data, file, dan soft copy gambar-gamabarku. Beruntung masih ada yang bisa terselamatkan. File Rencana Garis, Rencana Umum, dan Potongan Melintang Desain Konstruksi yang sudah fix masih ter-back up dengan aman. Hanya saja, gambar Kurva Hidrostatik dan Bonjeanku menghilang bersama hilangnya laptopku Si Merah Maroon.
Aku tidak akan begitu bingung kalau saja tidak ada keharuskan melampirkan gambar dalam hardcover dalam ukuran A3. Tapi, waktu pendaftaran peserta sidang tinggal seminggu. Yah... terpaksa aku gambar ulang. Siapa sangka, gambar yang dulu selesaikan dalam waktu hampir 2 bulan, kuselesaikan dalam 12 jam.
Allah memang Maha Penyayang. Beruntungnya aku, mempunyai teman-teman yang mendukungku, memberikan filenya, sehingga aku bisa mengerjakan gambarku dengan lebih cepat. Alhamdulillah.... terima kasih Ya Allah.
Untuk seseorang, maaf aku tidak melakukan saranmu. mungkin blueprint adalah ide terbaik dan termudah bagiku, tapi aku juga ingin menyimpan sedikit kenangan tentang bagaimana sulitnya aku menggambar selama aku kuliah di sini. Seperti yang kau tahu, namaku Lintang Maharani.
Read more...

Wednesday, April 20, 2011

Bukaan Kulit

PERTANYAAN SEPUTAR BUKAAN KULIT

Salah satu tugas gambar program studi Teknik Perencanaan dan Konstruksi Kapal Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya ITS adalah menggambar bukaan kulit. Ada beberapa pertanyaan yang biasa muncul dari tugas gambar tersebut yang biasa ditanyakan dosen pembimbing pada waktu evaluasi, presentasi maupun asistensi. Berikut ini adalah daftar pertanyaan seputar bukaan kulit yang didapat dari Pak Hariyanto. Hanya saja, jawaban yang ada disini masih belum didiskusikan dengan teman-teman dan senior ataupun diujikan oleh dosen pembimbing. Jadi, ini masih berupa jawaban yang sempat difikirkan Lintang dibantu Enk (no.1 aja). Jadi mohon untuk melengkapi apabila ada yang kurang.

BUKAAN KULIT
  1. Mengapa saudara harus membuat bukaan kulit? Untuk apa sebenarnya gambar ini?
  2. Perhitungan tebal kulit, sebutkan fungsi dari apa setiap lajur plat, sehingga setiap lajur plat mempunyai ketebalan yang berbeda?
  3. Kenapa peletakan sambungan tidak boleh tepat pada frame/gading? Sebutkan alasannya.
  4. Mengapa tebal sheer strake lebih tebal atau sama dengan plat disisinya?
  5. Dimana meletakan sea chest? Ada berapa sea chest dalam satu sisi kapal? Mengapa?

JAWABAN


1.       Gambar bukaan kulit memiliki banyak fungsi dan penggunaan, baik pada awal perencanaan, pembuatan hingga waktu reparasi. Di antara fungsi-fungsi tersebut di antaranya:
  • ·         digunakan untuk mengetahui kebutuhan dengan tebal lajur yang berbeda-beda sehingga bisa mengestimasikan berapa biaya produksi yang dibutuhkan untuk pembuatan kulit kapal.
  • ·         Disamping itu juga untuk mengetahui posisi sambungan antar plat. Dengan adanya perencanaan dan penggambaran bukaan kulit, kita bisa tahu apakah nantinya sambungan antar pelat cukup jauh dengan pengelasan gading agar tidak terjadi adanya sambungan pelat yang berada tepat pada gading.
  • ·         Pada saat reparasi, digunakaan untuk menandai dan mengetahui posisi dan panjang plat yang memerlukan perbaikan.
  • ·         Dengan mengetahui panjang plat, dapat dihitung berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk penggantian kulit pada waktu docking.

2.      Setiap permukaan kulit kapal mengalami pembebanan yang berbeda-beda, terkait dengan posisi pelat, besarnya tekanan air yang diterima, maupun beban rancang kapal itu sendiri. Semakin dalam posisi pelat kulit, tekanan air yang diterima juga semakin besar. Karena itu semakin ke bawah, kekuatan pelat harus semakin besar. Untuk jenis pelat yang sama, besarnya pembebanan akan mengakibatkan penambahan terhadap tebal plat. Sehingga bisa disimpulkan tebal plat adalah fungsi dari beban daerah setempat. Untuk plat sisi, besarnya beban yang diterima berbanding terbalik titik berat setiap lajur plat terhadap baseline kapal.


3.      Hal yang paling riskan dan dihindari dalam pembuatan bangunan kapal adalah terjadinya perubahan stuktur mikro material yang menyebabkan perubahan sifat mekanik dan mempengaruhi ketahanannya terhadap tekanan dan pembebanan. Proses pengelasan membutuhkan panas yang sangat tinggi. Gading disambung dengan pelat melalui proses pengelasan. Apabila sambungan pelat diletakkan pada join, maka akan terjadi dua kali pemanasan suhu tinggi. Hal itu sangat memungkinkan terjadinya perubahan stuktur mikro pada daerah tersebut dan material menjadi getas (brittle). Hal inilah yang harus dihindarkan. Untuk mengatasi hal itu, jarak antar sambungan pengelasan setidaknya sepanjang 300 mm guna menghindarkan pemanasan ulang pada daerah HAZ. Kemungkinan lainnya adalah, terjadinya konsentrasi tegangan pada sambungan karena daerah tersebut harus menerima beban dua arah penyambungan sehingga dapat terjadi fatigue dan crack lebih cepat dan mengurangi endurance limit material.

4.      Pada ujung-ujung kapal yang berada di atas garis air sebenarnya tidak menerima tekanan dari luar. Namun daerah ujung sangat diperlukan untuk menjaga kekakuan dan kestabilan bentuk kapal agar bentuk lambung tidak berubah. Karena itu, meskipun beban yang diterima lebih kecil daripada plat sisi di bawah garis air, namun tebal sheer strake harus sama dengan tebal plat sisi yang terbesar atau lebih tebal.


5.      Peletakan seachest harus di bawah garis air pada ruang mesin. Dalam satu sisi kapal, jumlah seachest ada dua, pada bagian dasar dan sisi kapal. Sea chest pada dasar kapal digunakan bila kapal berada pada perairan dalam karena kondisi air dianggap cukup bersih dari pengaruh tanah dan pasir pada dasar perairan. Sea chest di sisi kapal digunakan pada perairan dangkal agar tidak ada sampah dan pasir yang ikut tersedot ke dalam pipa sehingga proses pembersihan lebih mudah dan sirkulasi air laut ke dalam kapal tetap lancar. 
Read more...

Sunday, April 17, 2011

Bukaan Kulit


PLOT I

Akhirnya, setelah berbagai proses yang panjang, perhitungan ruwet, pembagian plat, perhitungan beban rancang, perhitungan tebal plat, kesalahan start jadwal, dan teman-temannya gambar Bukaan Kulit kapalku sudah bisa di-plot.
Alhamdulillah, mudah-mudahan besok sudah bisa di-ACC. Semoga aku bisa menjawab pertanyaan dosen besok. G' lupa aku ucapkan terimakasih buat teman-temanku buat semua bantuannya antara lain:
1. udah bantu aku ngerjain,
2. aku tanyain & aku ganggu trus waktu di studio gambar,
3. yang udah bantu aku nyusun jadwal, ngingetin, nelfonin, SMS, dll
4. yang nganterin aku ngeprint setiap pagi sebelum ke kampus
5. yang bantuin ngedit
6. yang bantuin + nemenin ngeplot (Thankz-thankz bgt, maaf buat yang kemarin2)
7. yang selalu ngasih dukungan moril, dll

Thankz banget, tanpa kalian gambarku pasti belum selesai. Dan meskipun aku haarus ngulang semua perhitungan platku yang ternyata g' cocok sama desain, semoga aku tetap SEMANGAT!
Read more...