Pages

Sunday, November 6, 2011

Konstruksi Kapal

DETIK-DETIK SEBELUM SIDANG TUGAS GAMBAR

Demikianlah sang waktu membawaku ke penghujung akhir dari proses pembelajaranku di Kampusku tersayang. Akhirnya, saat yang mendebarkan itu akan segera datang. Bukan wisuda tentu saja. Hanya, SIdang Tugas Gambar. Mungkin itu bukan suatu masalah yang besar kalau saja aku tidak kehilangan laptopku yang berarti juga kehilangan semua data, file, dan soft copy gambar-gamabarku. Beruntung masih ada yang bisa terselamatkan. File Rencana Garis, Rencana Umum, dan Potongan Melintang Desain Konstruksi yang sudah fix masih ter-back up dengan aman. Hanya saja, gambar Kurva Hidrostatik dan Bonjeanku menghilang bersama hilangnya laptopku Si Merah Maroon.
Aku tidak akan begitu bingung kalau saja tidak ada keharuskan melampirkan gambar dalam hardcover dalam ukuran A3. Tapi, waktu pendaftaran peserta sidang tinggal seminggu. Yah... terpaksa aku gambar ulang. Siapa sangka, gambar yang dulu selesaikan dalam waktu hampir 2 bulan, kuselesaikan dalam 12 jam.
Allah memang Maha Penyayang. Beruntungnya aku, mempunyai teman-teman yang mendukungku, memberikan filenya, sehingga aku bisa mengerjakan gambarku dengan lebih cepat. Alhamdulillah.... terima kasih Ya Allah.
Untuk seseorang, maaf aku tidak melakukan saranmu. mungkin blueprint adalah ide terbaik dan termudah bagiku, tapi aku juga ingin menyimpan sedikit kenangan tentang bagaimana sulitnya aku menggambar selama aku kuliah di sini. Seperti yang kau tahu, namaku Lintang Maharani.
Read more...

Friday, October 7, 2011

My Beloved Sister

My Beloved Sister


Ini adikku. Sebut saja Diyan. Waktu aku menulis posting ini, dia berusia 14tahun dan duduk di kelas 3 SMP. Sejujurnya, aku baru saja menyadari kalau sebenarnya aku sayang banget sama dia. hmm....jadi inget waktu kecil suka bikin dia nangis.
Jadi teman-teman, kenapa aku menulis posting tentang adikku? Perlu kalian tahu, sekarang adikku udah pinter. dulu, waktu masih SD kelas 4, dia ku tinggal minggat. Maksudku, sejak awal masuk SMA aku memilih untuk kost di dekat sekolah. soalnya ortu g' ngebolehin bawa motor, so aku suka telat ke sekolah (nunggu bis). Jadi, ortuku lebih suka aku jauh dari rumah tapi save daripada kepikiran waktu aku berangkat. Sejak saat itu, aku jarang ketemu dia. Pokoknya tau-tau dia udah gede. aku emang cuek banget sama dia sebelumnya. Dan buanyak banget waktu yang hilang. Dan,,,,, sejak aku menyadari itu aku baru sadar betapa kesepiannya dia tanpa aku (klo di skul mungkin g'. tp di rumah iya).
Dan.... aku sadar ternyata dia sayang banget sama aku. Gimana dia SMS tiap akhir pekan buat nanyain aku pulang ato g', pulang kapan, ato kenapa g' pulang. Dia yang begitu tulus sm aku, menerima aku apa adanya, berani marahin aku kalo aku salah, pokoknya adikku TOP BGT. Mungkin orang-orang g' da yang tahu, klo di balik sosok pendiem (atau cerewet ya) itu, dia adalah orang yang mengajarkan aku tentang ketabahan, ketulusan dan keikhlasan. Dia yang paling senang liat penampakanku klo lagi mudik. Dia juga dg senang hati mengizinkanku berbagi tempat tidur (aku males tidur di kamar sendiri. ky' di kost aja).
Jadi teman-teman, biar bagaimanapun keluarga adalah bagian terpenting dalam hidup kita. Mungkin saat mereka ada, kita kurang menghargai mereka. api saat mereka jauh, barulah kita akan sadar betapa pentingnya mereka bagi kita. #Sesuatu


Ini foto-foto narsis adikku. Karena ada di laptop, jadi Q upload dech. hehehehehe....
^_^
Luph you my sister...


Read more...